Analisis ABC
Membagi barang menjadi A, B, dan C menurut kontribusinya, agar perhatian terbesar diberikan ke sedikit barang yang paling penting.
Di kebanyakan usaha, sebagian kecil barang menghasilkan sebagian besar penjualan. Analisis ABC mengurutkan barang menurut nilai penjualan tahunannya lalu membaginya: barang A menyumbang kira-kira 80% pertama dari nilai (sering sekitar 20% barang), B 15% berikutnya, dan C sisanya.
Kelas menentukan ke mana tenaga dicurahkan: barang A mendapat tingkat stok yang lebih ketat, penghitungan lebih sering, dan pemantauan pemasok yang lebih dekat; barang C bisa dipesan dalam jumlah besar dan lebih jarang diperiksa. Ulangi setiap beberapa bulan, karena barang berpindah kelas.
